Harimau Sumatra Ternyata Harimau Terkecil di Dunia

harimau sumatra

Harimau sumatera adalah subspesies harimau terkecil di dunia, dengan harimau sumatera jantan jarang tumbuh hingga 2,5 meter panjangnya. Harimau Sumatera saat ini adalah spesies harimau yang sangat terancam punah dan hanya tersisa sekitar 500 yang berada di alam liar.

Harimau Sumatera secara alami hanya ditemukan di pulau Sumatera Indonesia di mana harimau sumatera dapat ditemukan menghuni berbagai habitat dari dataran rendah dan dataran tinggi, ke hutan pegunungan dan hutan rawa gambut.

Harimau sumatera adalah spesies harimau terkecil yang berarti harimau sumatera dapat bergerak melalui hutan lebat dengan lebih mudah daripada sepupunya yang lebih besar.

Harimau Sumatera sangat berbeda dalam penampilannya dengan spesies harimau lainnya karena garis-garis harimau sumatera lebih sempit daripada harimau lainnya dan mereka juga memiliki surai yang lebih besar. Harimau Sumatera memiliki cakar berselaput yang memungkinkan mereka berenang lebih efisien untuk memburu mangsanya.

Harimau Sumatera adalah predator yang dominan dan pemakan daging, memburu mangsanya dengan menguntitnya hingga harimau sumatera mendapat kesempatan untuk menangkapnya. Harimau Sumatera terutama berburu mamalia besar termasuk rusa, babi hutan, sapi dan kambing.

Karena ukuran dan kekuatan harimau Sumatra, ia tidak memiliki pemangsa alami di lingkungan asalnya. Manusia yang memburu harimau Sumatera dan kehilangan habitat adalah satu-satunya ancaman bagi harimau Sumatera.

Setelah masa kehamilan 3 hingga 4 bulan, harimau Sumatera betina melahirkan hingga 5 ekor. Bayi harimau Sumatra yang baru lahir beratnya sekitar 1 kg (2 lb) dalam keadaan buta dan tidak berdaya. Sang ibu memberi mereka makan susu selama 2 bulan dan kemudian anak harimau Sumatera diperkenalkan ke daging. Anak harimau Sumatera bergantung pada ibu mereka selama 18 bulan pertama dan kemudian mereka mulai berburu sendiri.

Hari ini, karena hilangnya habitat yang disebabkan oleh penggundulan hutan, dan perburuan oleh pemburu manusia, harimau Sumatera dianggap sebagai spesies yang sangat terancam punah. Perkiraan modern menunjukkan bahwa populasi harimau sumatera liar saat ini adalah 400 hingga 500 ekor saja di dunia.