Rangkaian Kegiatan Ibadah Umrah

Umroh Plus Turki Desember – Umrah merupakan salah satu kesibukan ibadah yang disunnahkan bagi muslim yang mampu. Umrah cuma dapat dijalankan di area Masjidil Haram dengan jalankan beberapa rangkaian ibadah yang telah ditetapkan. Tata cara umrah di awali dengan; Niat Ihram berasal dari miqat, tawaf di Ka’bah, Sa’i salah satu bukit Shofa dan Marwah dan diakhiri dengan Tahalul.

Umrah sendiri berarti singgah atau berziarah. Yaitu kelakuan ibadah yang merupakan kesatuan berasal dari ibadah haji. Pelaksanaan umrah ini didasarkan terhadap firman Allah SWT di dalam surat Al Baqarah: 196 yang berarti “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah gara-gara Allah…”

Mengenai hukum umrah, tersedia beberapa perbedaan pendapat. Menurut Imam Syafi`i hukumnya wajib. Menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi hukumnya sunah mu`akkad (sunah yang dipentingkan).

Umrah diwajibkan bagi tiap tiap muslim cuma 1 kali saja, namun banyak jalankan umrah termasuk disukai, lebih-lebih kecuali dijalankan di bulan Ramadhan. Hal ini didasarkan terhadap hadist Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang berarti “Umrah di di dalam bulan Ramadhan itu sama dengan jalankan haji sekali”.

SYARAT, RUKUN DAN WAJIB UMRAH

Syarat untuk jalankan umrah adalah sama dengan syarat di dalam jalankan ibadah haji. Adapun rukun umrah adalah:

1. Ihram
2. Tawaf
3. Sa`i
4. Mencukur rambut kepala atau memotongnya
5. Tertib, dijalankan secara berurutan

PELAKSANAAN ATAU TAHAPAN UMRAH

Tata cara pelaksanaan ibadah umrah adalah: mandi, berwudhu, memakai pakaian ihram di mîqât, shalat sunah ihram 2 rakaat, kemauan umrah dan membaca Labbaik Allahumma umratan (Aku singgah memenuhi panggilan-Mu ya Allah, untuk umrah), membaca talbiyah serta doa, memasuki Masjidil Haram, tawaf, sa`i dan tahalul.

Sebagaimana ibadah shalat yang di awali berasal dari kemauan dan diakhiri dengan salam, begitu pula dengan ibadah umroh. Apa saja itu.

1. Diawali dengan mandi besar (janabah) sebelum akan ihram untuk umrah. Berangkat menuju Miqat

2. memakai pakaian ihram. Ihram adalah pakaian wajib untuk memulai segala kesibukan pas berumroh, kenakan pakaian ihram adalah memakai kain putih yang menutupi aurat kala mengambil kemauan umroh di Miqot.

Untuk laki-laki tidak boleh mengfungsikan bahan yang berjahit dan termasuk penutup kepala. Untuk perempuan, boleh mengfungsikan mukena, namun tidak boleh menutupi telapak tangan dan termasuk wajah. Dianjurkan mandi junub dan memakai parfum sebelum akan mengenakan pakaian Ihram

3. Niat untuk umrah di dalam hati di Miqat (Tempat Miqat: Masjid Bier Ali, Masjid Ji’ronah, Tan’im, Hudaibiyah, dll). Shalat sunah Ihram 2 rakaat kecuali memungkinkan. Lalu mengucapkan kemauan umrah: “Labbaik Allahumma Umrotan atau Labbaikallahumma bi’umrotin“.

4. Teruskan perjalanan ke Mekkah dengan membaca kalimat Talbiyah (‘Labbaik Allahumma labbaik, Labbaika la syarikalaka labbaik, Innaal hamda waanni’mata laka waal mulka la syarika laka’) sebanyak-banyaknya (keras) dan mematuhi larangan-larangan pas ihram

5. Setiba Masjidil Haram menuju ka’bah, jalankan thawaf sebanyak 7 kali putaran. Tawaf adalah hal yang wajib dijalankan oleh tiap tiap orang yang mengerjakan ibadah umrah.

Thawaf di awali berasal dari Hajar Aswad, tepat disisi sebelah kanan terdapat lampu berwarna hijau sebagai batas sinyal dimulainya thawaf. Setelah siap dengan muka menghadap ke Ka’bah sambil melambaikan tangan selanjutnya mengucapkan “Bismillah, Allahu Akbar”

Syarat sahnya thawaf: (1) suci berasal dari najis, (2) hadas besar dan kecil, (3) posisi Ka’bah tersedia di sebelah kiri.

Sepanjang thawaf memperbanyak zikir dan membaca doa (boleh doa apa saja sesuai keperluan dan keperluan masing-masing atau doa seperti buku doa). Setelah thawaf jalankan shalat sunnah 2 rakaat dibelakang Maqam Nabi Ibrahim kecuali dapat atau di area lainnya di masjidil haram dengan membaca surat Al-Kafirun terhadap raka’at pertama dan Al-Ikhlas terhadap raka’at kedua, dilanjutkan minum air zam-zam.

6. Selanjutnya jalankan Sa’i pada bukit Shofa-Marwah. Sa’i dijalankan sebanyak 7 kali dengan hitungan berangkat satu kali dan kembalinya dihitung satu kali, di awali di bukit Shofa dan diakhiri di bukit Marwah.

7. Tahallul adalah mencukur atau memotong beberapa helai rambut. Ini dapat menjadi puncak akhir ibadah sepanjang di tanah suci. Meskipun dapat memotong rambut sendiri, namun kamu di haruskan meminta orang lain untuk memotongkan untuk anda. (Boleh mencukur beberapa dan boleh termasuk mencukur sepenuhnya dengan sebutan lain botak). Sedangkan untuk perempuan memotong rambutnya hanyalah ujung jari bagi wanita.

8. Ibadah umroh selesai

LARANGAN DALAM UMRAH

Apa saja yang tidak boleh dijalankan oleh orang yang telah ‘berniat jalankan ibadah umrah dan memakai pakaian ihram’ :

1. Melakukan pertalian seksual atau apa-pun yang dapat mengarah terhadap kelakuan pertalian seksual
2. Melakukan kelakuan tercela dan maksiat
3. Bertengkar dengan orang lain
4. Memakai pakaian yang berjahit (bagi laki-laki)
5. Memakai wangi-wangian
6. Memakai khuff (kaus kaki atau sepatu yang menutup mata kaki)
7. Melakukan akad nikah
8. Mandi mengfungsikan sabun, shampo
9. Memotong kuku
10. Mencukur, mencabut rambut atau mencabut bulu ketiak
11. Memakai pakaian yang dicelup yang membawa bau harum
12. Membunuh binatang buruan
13. Memakan daging binatang buruan

Tinggalkan komentar