7 Faktor Penting Dalam SEO On-Page Blog, Periksa Setiap Halaman Web Anda!

Tempat Belajar SEO Pemula – Sudah kesusahan payah menulis artikel di blog tetapi belum sanggup muncul termasuk di mesin pencari. Sudah berjuang berburu backlink tetapi belum termasuk masuk page 1? Mungkin permasalahannya ada di SEO on-page halaman web site Anda.

Untuk yang belum paham, aku jelaskan sedikit tentang SEO on-page. Secara umum, #SEOdibagi menjadi dua, yakni on-page dan off-page. SEO off-page artinya kami mengoptimasi di luar web site kami sendiri apabila dengan mencari backlink.

SEO on-page adalah kebalikan berasal dari off-page, kami mengoptimasi berasal dari dalam web site kita sendiri. Banyak orang sering mengabaikan segi SEO on-page blog. Akibatnya berapapun link yang dibangun, websitenya belum termasuk masuk page #1 Google.

Untuk Anda yang mengalami perihal ini, silakan periksa kembali artikel-artikel di blog Anda berdasarkan 7 daftar tersebut ini.

Daftar Isi

1. Judul Halaman dan Judul Artikel
Judul halaman merupakan tidak benar satu kunci utama berasal dari SEO on-page. Biasanya dikala kami melaksanakan search di Google, judul halaman ditampilkan dengan ukuran besar berwarna biru. Ini membuktikan pentingnya judul halaman.

Biasanya judul halaman mirip dengan judul artikel. Tapi bagi pengguna WordPress, judul halaman dengan judul artikel sanggup dibedakan dengan pemberian plugin WordPress SEO atau All-in-one SEO Pack.

Membedakan judul halaman dengan judul artikel kadang sanggup menunjang SEO sebab kami sanggup mengoptimasi judul halaman dengan kata kunci spesifik tanpa mengubah judul artikel supaya tetap enak dibaca.

2. Meta Description
Meta description yakni sebagian kata atau kata-kata yang muncul di bawah judul halaman di hasil pencarian Google. Dengan plugin SEO yang aku sebutkan di atas tadi, kami sanggup mengubah meta description untuk tiap tiap artikel sehingga kami sanggup menargetkan kata kunci yang kami inginkan.

Selain untuk keperluan SEO, menulis meta description yang baik termasuk sanggup menunjang orang yang melaksanakan search di mesin pencari. Dengan menuliskan meta description, user Google bakal sanggup membaca poin penting halaman web site kami di mesin pencari.

3. URL
Pastikan kata kunci yang kami targetkan termasuk muncul di URL dan tidak ada kekeliruan penulisan. Bagi pengguna WordPress, format berasal dari URL sanggup diatur lewat menu Settings > Permalink. Selain itu URL termasuk sanggup diubah secara manual tiap tiap kali kami mengedit artikel. Untukkepentingan SEO, URL yang lebih singkat lebih baik.

4. Optimasi Konten
Tiga segi di atas masing-masing penting untuk menunjang SEO, tetapi yang paling penting adalah kontennya. Ada dua style kekeliruan utama berasal dari optimasi konten. Yang pertama adalah kurang dioptimasi, yang kedua justru optimasi berlebihan.

Untuk kekeliruan pertama, kurang optimasi, kebanyakan ada sebagian penyebab. Misalnya, artikel terlalu pendek supaya tidak dianggap penting oleh #Google. Artikel yang bagus kebanyakan memiliki 500 kata, minimal. Selain itu, artikel kami sanggup menjadi tidak mengandung kata kunci yang ditarget.

Kesalahan kedua, terlalubanyakoptimasi, sering kali ditunaikan oleh blogger Indonesia. Yang paling sering adalah kebanyakan menggunakan kata kunci yang ditarget. Saking banyaknya, sampai-sampai artikel tersebut tidak enak kembali untuk dibaca sebab kalimat-kalimatnya dipaksakan. Ditambah kembali dengan ‘hiasan’ seperti bold, italic, dan understrike.

Kalau kami menyaksikan kebelakang di th. 2009-2010, optimasi berlebihan seperti ini kemungkinan masih sanggup berdampak positif. Tapi mengingat algoritma Google yang jadi canggih, optimasi berlebihan justru bakal turunkan kualitas website.

Seperti yang aku tulis di website saya, artikel yang baik ditulis oleh manusia untuk manusia, bukan search engine. Selain untuk SEO, menulis artikel yang baik dan benar termasuk sudah pasti memberi tambahan efek positif untuk pembaca blog.

5. Gambar dan Media Lainnya
Banyak perbincangan tentang gambar, apakah berpengaruh untuk SEO atau tidak. Yang jelas, gambar dan fasilitas lain seperti video memadai penting untuk blog supaya tidak monoton.

Seperti halnya artikel, gambar termasuk sanggup dioptimasi berlebihan. Misalnya dengan menggunakan kata kunci sebagai judul gambar + alternative tag. Supaya aman, memberikan judul sesuai dengan gambarnya dan gunakan alternative tag untuk menyatakan gambar secara singkat.

6. Link Internal
Link internal sanggup menunjang susunan web site supaya lebih SEO-friendly. Yang dimaksud dengan link internal yakni tautan-tautan antara masing-masing artikel yang relevan di dalam satu website. Misalnya di artikel A kami mengkaji sedikit tentang artikel B. Berikan link berasal dari artikel A menuju artikel B, perihal seperti ini sanggup berdampak positif untuk SEO.

Hindari melaksanakan link internal apabila artikelnya tidak relevan mirip sekali, melaksanakan secara natural. Jangan pula memasang link menuju halaman yang sama. Selain percuma, termasuk sanggup mengganggu pembaca. Fitur ‘categories’ dan ‘tags’ terhadap platform WordPress juga sebaiknya dimanfaatkan untuk membangun susunan blog yang solid.

7. Waktu Loading Website
Google cinta dengan web site yang kala loadingnya singkat. Mereka sendiri dulu membuktikan bahwa hasil pencarian termasuk memprioritaskan web site yang cepat. Ada sebagian segi yang pilih lamanya kala loading.

A. Ukuran halaman: Dipengaruhi oleh desain, script, gambar, dan fasilitas lain. Kurangi pemakaian gambar dan script seperti Java Script lebih-lebih Flash untuk mempercepat loading website. Pemilihan template blog termasuk sebaiknya yang ringan.

B. Layanan hosting: Untuk yang blog yang hostingnya di Web 2.0 seperti Blogspot, WordPress.com, Tumblr, atau yang sejenisnya, ini tidak menjadi masalah. Tapi bagi yang menggunakan sarana hosting mandiri, sebaiknya menggunakan hosting yang berkualitas.

Itulah 7 perihal yang tetap aku periksa tiap tiap kali menerbitkan artikel baru di blog saya. Sudahkah artikel Anda dioptimasi untuk SEO on-page?

Tinggalkan komentar